Postingan

Joni, Mobile Legend dan Air Mata Ibu pertiwi

Salah satu capres kampanye di daerah Joni. Membeberkan visi, misi tujuannya. Joni hanya sekilas lewat dan lanjut terus tanpa peduli kerumunan massa yang sangat banyak dan mengelu2kan capres tersebut Dia duduk di pinggir jalan dan main Mobile Legend. Beberapa tahun berikutnya terjadi banjir yang sangat besar di daerah Joni. Ternyata penyebabnya adalah salah satu gunung di daerah tersebut banyak yang di gunduli dan di jadikan bangunan penghasil Listrik tenaga Air mata Ibu Pertiwi. Ketika banjir usai, para warga yang beberapa tahun lalu hadir di acara kampanye mengadakan demo besar2an. Joni hanya santai di pinggir jalan dan main Mobile Legend seraya tersenyum sinis ketika massa lewat di depannya. Ketika Dalam permainan dia sering mati2an, akhirnya dia memilih AFK(keluar dari Game).Dalam hati Joni berkata. "Sehari jadi malaikat, 1000 hari lebih seperti penjahat. Anehnya banyak orang yang masih percaya dengan lagu-lagu istana." Akhirnya Joni memilih berlari mengejar kerumunan ...

Terror Is Me?

Sekilas Pengantar Seluruh agama mengajarkan tentang kasih sayang, begitupun Islam. Namun pasca tragedi dua pesawat dengan penumpang penuh menabrak gedung kembar WTC (World Trade Center) di New York, Amerika Serikat umat Islam sangat tersudut. Karena pelaku yang dituduh pelaku teroris mayoritas beragama Islam. Lalu diikuti berbagai peristiwa di belahan dunia, anatara lain Bom Bali 12 Oktober 2002, lalu disusul oleh ledakan Ankara, Turki, di Madrid, Spanyol, Maret 2004 serta bom mobil di Riyadh Arab Saudi, membuat media yang di dominasi dunia Barat menuduh Islam sebagai Basic Idea. Kata Radikal yang kita biasa identikkan dengan kekerasan seakan sangat pantas bila di labelkan kepada para kamu Muslimin menurut orang barat. Sehingga muncullah Islamphobia, yakni suatu sikap kebencian dan ketakutan terhadap semua hal yang berbau Islam. Sehingga saudara-saudara kita diluar sana tak jarang mendapat diskriminasi, seperti Muslim Uighur di China akhir-akhir ini. Menghadapi serangan dan kecuriga...

Menolak Lupa Fitrah Manusia

Lucunya Negeri kita, saat hanya bisa diam ketika menyaksikan tragedi kemanusiaan yang menyalahi kodrat sebagai manusia. Teracuni konspirasi gila nan Nyata tentang tatanan baru dunia. Yang menjadwalkan banyak program diantaranya pengurangan jumlah populasi manusia. Setelah perang, virus, rekayasa dan lain sebagainya masih belum memenuhi tujuan mereka. Lalu mereka mulai menyusup ke ranah-ranah yang lebih halus dengan mengatasnamakan Cinta, padahal sejatinya menekan angka kelahiran agar menurut mereka terlihat tertata. Atas nama Cinta yang di maksud ialah satu gender yang suka sama suka, satu gender yang ingin berubah menjadi gender lainnya, atau satu gender yang suka dengan gender lain dan juga sesamanya. Berbicara tentang hak asasi manusia dan tak ingin di anggap sakit jiwa namun tak mau tau fitrah sebagai manusia. Sasaran utama dari propaganda mereka adalah generasi penerus kita yaitu 90 ribu anak Indonesia yang hidup di 90 Pulau berpenghuni yang berbeda. Tak sadarkah bahwa Negar...

Beragama dengan tersenyum

    Terkadang tak sedikit manusia yang beragama, namun tak tau hakikat dan tujuan dari kata “beragama” tersebut. Banyak orang yang memilih untuk beragama tetapi ketika ia merasa bisa dan merasa menguasai agama tersebut, ia langsung menghadirkan sekat pemisah kepada manusia lain yang berbeda agama atau bahkan yang satu agama namun berbeda aliran dengannya. Sejak dulu, saya ingin sekali membaca buku karya Mbah Sujiwo Tejo dan Mbah Kamba yang berjudul “Tuhan Maha Asyik” guna sedikit mendalami tentang hakikat beragama. Setelah saya bisa membaca buku tersebut dengan cara meminjam kepada salah satu kakak tingkat saya di perkuliahan sekitar lima hari lalu, saya jadi tertarik untuk membuat tulisan ini juga sekaligus mengerjakan tugas yang di berikan oleh si pemilik buku. Dalam buku tersebut saya menemukan banyak hal yang saya cari selama ini. Cakrawala berfikir saya mulai terbuka di antara kemampuan saya yang sangat terbatas. Saya  menyesal dulu ser...

Untukmu Generasi Muda

Ketika peristiwa Rengasdengklok menjadi saksi nyata tentang perjuangan Para Pemuda Bangsa yang ingin memerdekakan negaranya, tanpa bergantung pada negara yg penuh akan tipu daya. saat itu proklamasi bukanlah hal mudah untuk di kumandangkan, di antara banyaknya boneka bersenjata buatan Jepang. Nyawa menjadi taruhan tetapi aksi tetap di lakukan. mereka tak mau kemerdekaan seolah-olah di proklamasikan, atas dasar pemberian dan bukan atas dasar kemandirian. perlawananpun di lakukan hingga esoknya Proklamasi terkumandangkan. lantas di manakah para generasi muda yg seperti mereka?  ketika kita para pemuda sibuk dengan duniawinya, tanpa peduli akan negara. Kaum Muda bukanlah Tanpa daya, Kaum muda bukanlah tanpa prestasi nyata, kaum muda bukanlah tanpa pemikiran yg menyala, Kaum muda bukanlah tanpa peran dan hanya omong kosong semata. siapa berfikir kita telah merdeka?  tentram dan adil, damai dan sejahtera.  dapatkah kita untuk melihat semua, bahwa kita di jajah namun ...

Berpolitik Dengan Tersenyun

Ketika perang politik seperti menjadi perang saudara,,  atmosfer Indonesia pun kini kian membara... Demi sebuah jabatan ataukah Negara? Abdi rakyat atau pecinta uang rakyat Indonesia?? Saling hina, saling caci, saling mencari kesalahan, bahkan saling pukul antar pendukung... Ini Indonesia Bung!! Di bangun atas dasar kebersamaan, di perkuat dengan Persatuan, di hiasi dengan keberagaman, dan di dirikan di atas tonggak perjuangan.. Akankah semua itu runtuh hanya karena dunia perpolitikan? Mari berPOLITIK dengan TERSENYUM.... Hilangkan budaya menghujat dan mencari kesalahan lawan... Semua orang berhak memilih, tapi semua orang tidak berhak mencaci pilihan orang lain.. Bila Kau Cinta Negri ini... Berhenti menyakiti hati saudara sebangsa sendiri.... #BerpolitikDenganTersenyum # MimbarJalanan

Siapakah Kita??

ketika Persatuan mulai terberai, maka kekalahanlah yang akan akan kita tuai... dulu Menjadi Rujukan, sekarang hanya ikut-ikutan...  dulu di segani sekarang ternodai... dulu berjaya sekarang merana..  dulu Penakluk sekarang Takluk..  dulu pemberani sekarang bersembunyi.. dulu memenangi sekarang di pecundangi.. dulu membebaskan sekarang seperti tawanan... siapakah yang membebaskan kota suci tiga agama dari penindasan dulu???  siapakah yang menaklukkan jantung dunia dulu??  siapakah yang mengalahkan Imperium terkuat selama berabad-abad dulu??  siapakah yang selalu di sebut-sebut di timur dan barat dulu??  akan kah Dulu tetap menjadi dulu???  akankah kejayaan yang lalu hanya menjadi cerita untuk anak cucu??  atau bahkan di lupakan tanpa ada rasa peduli dan ingin tahu... tanyakanlah tentang  KITA pada rumah-rumah negri syam dan taman-tamannya, pada negri Iraq dan gedung-gedungnya, pada sungai nil dan negri di sekitarnya, pada Istana-ista...